Singkat cerita, saya diterima di
sebuah perusahaan pembangkit listrik di Indonesia, tentunya setelah melewati
tahapan tes yang lumayan menguras waktu (iya), tenaga (iya), pikiran (tidak,
hehehe)..
Dalam perjalanan sebelum menjadi pegawai di perusahaan ini
terlebih dahulu calon pegawai (lebih lanjut disebut dengan siswa prajabatan)
akan melewati berbagai tahapan prajabatan, diantaranya adalah;
1.
Pembinaan karakter
2.
Pengenalan Perusahaan
3.
Kesamaptaan
4.
Pembidangan
5.
On the job training (OJT)
Nah.. saya merupakan salah satu dari ratusan siswa prajab
yang berhasil lolos sampai tahapan ini. Nantinya akan melewati lima tahapan
yang sudah saya sebutkan diatas sebelum diangkat sebagai pegawai.
Kriiiiiingggg… (hanya ilustrasi
suara).. email pun masuk ke inbox saya, ketika saya buka ternyata email
tersebut pemberitahuan dari perusahaan bahwa acara diklat prajabatan akan
dimulai pada rabu 23 januari 2014. Karena
waktu saya tidak banyak untuk mempersiapkan segala sesuatu, maka saya segera
menyiapkan apa yang diminta oleh perusahaan, seperti pakaian, perlengkapan
pribadi, dll.
Sore itu, senin 20 januari 2014
saya berangkat ke Jakarta menaiki kereta malam yang berpacu dari stasiun
lempuyangan Yogyakarta. Jugjugjugjugjug keretapun berangkat.. bersama satu
rekan kuliah (sebut saja ewit) yang kebetulan pulang ke Jakarta karena libur
semester, saya pun menghabiskan malam dengan ngobrol bersama ewit..
Selasa pagi, kami berdua sampai di stasiun pasar senen,
kemudian kami bergegas cari angkot untuk menuju rumahnya ewit (nginep semalem
ah, cari gratisan hehe).. setelah berpindah angkot tiga kali akhirnya kami
sampai di gang setia kawan, pamulang tangerang selatan.. hanya beberapa meter
dari Jakarta selatan sih, tapi tetep aja udah tangerang hehehe..
(..kegiatan selama menginap ga usah diceritakan ya heheh..)
Rabu pagi..
Saya bergegas mandi setelah
sholat subuh, kemudian saya berangkat ke kantor pusat perusahaan di jalan gatot
subroto, tentunya dengan diantar oleh keluarga ewit (terimakasih banyak atas
bantuannya hehe) setelah dua jam perjalanan melewati lintasan yang padat
merakyat di jalanan jakarta akhirnya saya sampai.. kemudian saya pun berpamitan
dengan keluarganya ewit, dan berterimakasih tentunya, karena sudah mau membantu
saya hehehe…
Kemudian saya pun bertemu dengan teman teman di sini, kami
pun saling berkenalan (banyak yang belum kenal hehe) dan ngobrol kesana sini,
tentunya dengan topic dan bahasan yang sangat seru, karena kami membicarakan
soal kegiatan kesamaptaan yang sebentar lagi kami jalani di pusat pendidikan
ajudan jenderal tentara angkatan darat, atau yang lebih terkenal di sebut denga
pusdikajen.
Tak lama kemudian, Ibu Rahmi
(manager pengembangan dan talenta saat itu) dan bapak Asep Yanyan (kadiv
talenta saat itu) memberikan banyak pengarahan kepada seluruh siswa prajab yang
nantinya akan menjalani pendidikan kesamaptaan selama dua minggu di pusdikajen
ini.. satu kalimat yang saya ingat dari beliau bapak asep adalah,
“..wah, banyak yang wajahnya
putih-putih berseri, namun sepertinya kalo sudah pulang dari pusdikajen
nampaknya agak berubah ..”
Kamipun
semua tertawa terbahak-bahak, karena kami semua sudah tahu arti dan makna dari
kalimat tersebut, yaa, di dalam kehidupan tentara nasional kita memang seperti
itu, kedisiplinan, kepatuhan dan hukuman memang sudah sangat akrab dengan
mereka, begitu pula dengan kami nanti, yang sudah siap untuk diperlakukan
seperti mereka juga hahahaha seperti jalan jongkok, merayap, guling-guling dan
masih banyak lagi kejadian kejadian seru dari sana..
yap
ini foto saya dan teman2 (saya nomor 2 dari atas, nomor 6 dari kanan, yg pendek
hehe)
Anda penasaran?
Saya tentu tidak, bahkan ini cukup sekali bagi saya hahaha silakan simak di
postingan saya berikutnya…. (bersambung)






0 komentar:
Posting Komentar