Cool Blue Outer Glow Pointer

Minggu, 13 April 2014

istri keempat...

kali ini saya ingin berbagi tentang suatu kisah, kisah ini dulu saya pernah dengar dari seorang kiai ketika saya menghadiri sebuah pengajian di suatu tempat tak jauh dari desa saya..

kemudian tadi malem, ketika saya berbincang-bincang dalam suatu forum kajian, ada sebuah kisah yang dulu saya pernah mendengarnya tapi terulang kembali, karena kisah ini sungguh sangat menyentuh, maka saya ingin berbagi juga kepada sedulur sekalian..

berikut kisahnya..

alkisah diceritakan ada seorang pria berusia 63 tahun (sebut saja si fulan), dalam usianya yang bisa dikatakan sudah lanjut, namun semangat ber-rumah-tangganya masih amat tinggi, ini dibuktikan karena si fulan ini mempunyai empat orang istri..

istri yang pertama, usianya sama dengan usia si fulan, ya, 63 tahun. kemudian, istri keduanya berusia 45 tahun, istri ketiga berusia 30 tahun, dan istri ke empat atau istri terakhir usianya baru 20 tahun, ya, tentunya dialah yang paling muda dan cantik..

pada suatu malam, si fulan tengah tidur dengan lelapnya, dalam tidurnya tersebut datanglah seorang malaikat pencabut nyawa, Malaikat Izrail. dalam pertemuannya dengan malaikat pencabut nyawa tersebut, ada satu hal yang disampaikan kepada si fulan,

berkata malaikat kepada si fulan, "..usiamu tinggal sebentar lagi, yakni besok malam saya akan mencabut nyawamu, dan saya memberikan kesempatan kepadamu untuk membawa satu dari ke empat istrimu..".

kemudian pada siang hari, si fulan mendatangi istri ke empat, dipilihnya istri ke empat untuk mendampinginya bertemu dengan Tuhan malam ini, istri yang paling muda, paling cantik, dan paling segalanya.. akan tetapi, dengan nada tinggi istri ke empat ini menolak dengan mentah ajakan dari si fulan, istri ke empat tidak mau menemani si fulan bertemu dengan ajalnya..

kemudian, si fulan mendatangi kamar istri ke tiga, istri yang masih memiliki kecantikan yang lumayan.. kemudian, apa jawaban istri ke tiga? istr ke tiga hanya mau menemani si fulan sampai makam, beliau tidak mau mengantarkannya sampai kepada Tuhannya, bahkan ke liang lahat pun istri ketiga tidak mau..

berpindahlah si fulan kepada kamar istri kedua, yang sudah berusia 45 tahun, dengan ajakan yang sama seperti ajakan-ajakan yang telah disampaikannya kepada istri ketiga dan keempat.. kemudian istri kedua menjawab, "suamiku, saya mau menghantarkanmu, akan tetapi hanya sampai liang lahat saja, saya tidak sanggup menemanimu sampai bertemu dengan Tuhan".

karena ketiga istri tidak ada yang memenuhi permintaannya, maka si fulan mengetuk pintu kamar istri ke empat, dengan ajakan yang sama, kemudian istri ke empat menjawab, "suamiku, saya sanggup menemanimu kemana saja, menjemput ajal, mengisi liang lahat, dan bertemu dengan Tuhan bersamamu di akhirat nanti".

akhirnya, istri ke empatlah yang pada akhir cerita menemani si fulan bertemu dengan Tuhannya..

(cerita berakhir)

dari kisah diatas, hikmah apa yang bisa kita ambil?
dalam kehidupan di dunia ini, Allah SWT sudah menyampaikan dalam Surah Ali Imran ayat 185, "..tiap-tiap yang bernyawa, pasti akan mati..".
sama seperti raga kita yang alhamdulillah sampai saat ini masih mempunyai nyawa, tapi pada saatnya nanti kita pasti akan merasakan mati.

ada empat hal yang sudah diperumpamakan dalam kisah diatas, ketika kita mati, hal pertama yang kita tinggalkan adalah istri keempat, istri yang sangat kita cintai, istri yang sangat cantik dan menawan.. kemudian, apakah istri keempat tersebut? ya, istri keempat tersebut adalah harta kekayaan kita, motor, perhiasan, mobil mewah, rumah mewah, itu semua akan kita tinggalkan ketika kita mati, tak ada satupun yang dapat menemani kita ketika kita mati, sebanyak apapun kita mengumpulkan harta, mereka semua akan kita tinggalkan begitu saja..

kemudian, selanjutnya yang akan kita tinggalkan adalah istri ketiga. dalam perumpamaan disini disampaikan bahwa istri ketiga sama halnya dengan keluarga kita, istri / suami kita, keluarga, ayah, ibu, adik, sahabat. mereka semua hanya sanggup mengantarkan kita sampai pemakaman kita, kemudian setelah kita dikuburkan, maka mereka semua akan kembali ke rumah masing-masing..

kemudian, setelah istri ketiga kita akan meninggalkan istri kedua, dari kisah diatas istri kedua hanya sanggup menemani kita sampai liang lahat saja. dalam kisah ini yang dimaksud dengan istri kedua adalah jasad kita, tubuh kita, jasad ini hanya sanggup menemani kita sampai liang lahat saja, jasad ini tidak sanggup mengantarkan kita menemui Tuhan kita, karena pada akhirnya jasad ini akan kembali menjadi tanah..

pada akhirnya dalam perjalanan setelah di dunia ini, kita hanya diperbolehkan membawa satu istri saja, dan itu adalah istri pertama, yang sanggup membawa kita, menemani kita, dari kubur, sampai bertemu dengan Allah SWT. apakah istri pertama tersebut? yaa!! istri pertama adalah AMAL BAIK kita, tak ada yang sanggup menemani kita, dari harta, keluarga, jasad kita, semua akan kita tinggalkan, dan penolong sekaligus teman baik kita hanyalah amal sholih kita..

untuk itulah, mari kita perbanyak amal kita, dari amalan-amalan wajib maupun sunnah, dari amalan besar sampai kecil sekalipun, seperti makan dan minum dengan tangan kanan, dilakukan dengan duduk, dan lain sebagainya, semoga yg sedikit ini bermanfaat, kalo ada koreksi silakan disampaikan pada kami, dengan senang hati kami terima..

0 komentar:

Posting Komentar